Rancangan Taman di Dalam Ruangan : majalah arsitektur lansekap
Menu Click to open Menus
TRENDING

Rancangan Taman di Dalam Ruangan

(1063 Views) Februari 19, 2017 3:58 pm | Published by | 2 Comments



Bagaimana rancangan taman di dalam rumah? Apakah sama dengan taman di luar ruangan?
Rancangan dengan gaya alami sangat baik digunakan untuk taman di dalam ruangan, karena gaya alami mudah dikombinasikan dengan rancangan interior.

Tidak semua tanaman di luar ruangan dapat digunakan untuk taman di dalam ruangan. Tanaman yang membutuhkan sinar matahari penuh tidak cocok untuk taman di dalam ruangan. Jenis tanaman di bawah naungan merupakan tanaman yang paling tepat digunakan pada taman di dalam ruangan. Taman di dalam ruangan terdiri dari tanaman yang digunakan untuk ruang dalam.

Jenis tanaman apa saja yang dapat digunakan untuk taman ruang dalam? 1). Jenis tanaman berdaun indah. 2) Tanaman berbunga. 3) Tanaman air.



Jenis tanaman berdaun indah yang dapat digunakan pada taman di dalam ruangan adalah Calathea, Chlorophytum amaniense, Dieffenbachia amoena tropic snow, Nephrolepis falcata, Maranta macapuna, Epipremnum aureum, Rhapis excelca. Tanaman berbunga yang dapat dirancang pada taman ruang dalam yaitu, Spathipillum dan Violet, sedangkan tanaman air, Phylantus sp, Lotus, dan Cyperus papirus.

Tanaman berbunga tidak akan tumbuh sempurna/optimal, akan tetapi tanaman berbunga dapat diletakkan pada saat-saat tertentu, misal pada acara keluarga atau pesta. Jeni tanaman berbunga dalam pot yang dapat digunakan antara lain ; krisan, anggrek bulan, dan mawar.

desain taman di dalam ruangan.Ornamen hard material seperti batu, gentong, lampu taman, kerikil, dan air mancur kecil dapat digabungkan dengan tanaman, sehingga perpaduan antara tanaman dan hardscape menciptakan suasana taman yang sebenarnya.

Bagaimana cara pemeliharaan taman di dalam ruangan? Sinar matahari yang terbatas menyebabkan tingkat kelembaban di dalam ruangan menjadi tinggi. Untuk itu penyiraman dilakukan secukupnya, hindari penyiraman yang berlebihan karena kelebihan air dapat menyebabkan sarang nyamuk (sisa air penyiraman di bawah pot).

Penyiraman dapat dilakukan dengan menggunakan spayer kecil, sehingga tanaman tidak terlalu lembab, yang paling penting unsur hara yang ada cepat terserap oleh akar, dan fotosistesis berjalan lancar.

Setiap dua minggu sekali atau sebulan sekali, tanaman di dalam ruangan harus dikeluarkan dan diletakkan di bawah sinar matahari, agar tanaman menjadi segar kembali. Untuk itu, taman di dalam ruangan membutuhkan tanaman penganti.

Rancangan taman di dalam ruangan dapat diganti sewaktu-waktu, baik posisi letak tanaman, jenis tanaman, dan jenis hard material yang digunakan.



2 Komentar for Rancangan Taman di Dalam Ruangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


center>